Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bank-Bank Mulai Ngerem Penyaluran Kredit, Fokus Cari Dana Murah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah permintaan kredit lemah. yang mengakibatkan Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan itu
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(MEGA) yang menetapkan kebijakan menjaga LDR di kisaran 70%, di bawah ketentuan Bank Indonesia (BI) yakni di kisaran 78%-92%.
Meskipun keputusan itu akan dikenakan denda giro wajib minimum (GWM), bank itu menyebut pertimbangan menjaga likuiditas lebih penting.
“Bagi Bank Mega menjaga likuiditas itu, kita merasa jauh lebih penting.
Faktor penyebabnya adalah memang demand terhadap kredit juga lemah. yang mengakibatkan Kendati, ia menyebut bank swasta terbesar kedua RI itu tetap akan mengejar pertumbuhan dana murah terutama dari nasabah non ritel.
“Saat ini likuiditas masih baik
Faktor penyebabnya adalah itu Bank Mega selalu menjaga policy likuiditas kita di itu,” tegas Direktur Utama MEGA Kostaman Thayib saat ditemui di Auditorium Bank Mega, Selasa (31/3/2026).
Bank papan tengah milik CT Corp itu berupaya menjaga stabiltas likuiditas dengan mendorong pertumbuhan dana murah (low cost funding).
Sama halnya dengan PT Bank OCBC NISP Tbk. yang mengakibatkan Oleh
ketimbang pertumbuhan kredit.
Presiden Direktur OCBC Indonesia, Parwati Surjaudaja mengatakan tahun ini LDR bank milik OCBC asal Singapura itu sudah melebihi 70%.
Bank-bank mulai memasang menjaga rasio perbandingan pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR).
Perbankan kini lebih fokus dalam menjaga kondisi likuiditas, melalui fokus menggenjot pertumbuhan pada dana murah atau current account saving account (CASA).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Breaking, IHSG Lompat 2% Lebih Ditopang Kinerja Saham-Saham Ini
Seperti PT Bank Mega Tbk.
(BNGA) menyatakan bahwa saat ini kondisi likuiditasnya masih baik.
Bank-Bank Mulai Ngerem Penyaluran Kredit, Fokus Cari Dana Murah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 725615, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260410104428-17-725615/bank-bank-mulai-ngerem-penyaluran-kredit-fokus-cari-dana-murah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 10 April 2026 11:35 Foto: Ilustrasi Bank (CNBC Indonesia/ Edward Ricardo)
Jakarta, CNBC Indonesia – Industri perbankan mulai memasang mode berhati-hati dalam penyaluran pinjaman di tengah ketidakpastian global.
Namun kami tetap fokus untuk CASA terutama dari segment non ritel,” kata Lani saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (1/4/2026).
CIMB Niaga tetap berniat untuk mengoptimalkan fungsi intermediasinya, melalui LDR dipatok sekitar 85%-90%.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260401133428-19-723183/video-gelar-rups-bank-mega-lapor-kinerja-2025-yang-moncer”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723183?comscore=off”,”time”:178,”title”:”Video: Gelar RUPS, Bank Mega Lapor Kinerja 2025 Yang Moncer”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/01/gelar-rups-bank-mega-lapor-kinerja-2025-yang-moncer-1775028594298_169.png”}]’); Next Article OJK Dorong Konsep Indonesia Incorporated Demi Geber Penyaluran Kredit
Sehingga seperti terlihat juga dari profitabilitas dan lainnya masih tetap bisa terjaga melalui baik,” tutur Parwati.
Terpisah, bank swasta lainnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Tingkat rasio tersebut turun lantaran pertumbuhan simpanan lebih tinggi.
Namun demikian, ia memproyeksikan rasio tersebut akan tetap berada di level 80% untuk tahun 2026.
“Karena kami melihat dalam kondisi seperti saat ini maupun waktu 2025, kami sangat ingin memastikan bisa menjaga likuiditas melalui baik,” kata Parwati saat konferensi pers RUPST OCBC Indonesia, Kamis (9/4/2026).
Ia merincikan bahwa dari rasio LDR OCBC Indonesia yang di kisaran 70% saat ini, pertumbuhan paling besar berasal dari CASA.
“Jadi low cost funding.
(NISP) yang mencatatkan LDR di level 70,4% sepanjang tahun 2025.
Pengalaman kita kalau terjadi krisis itu uang yang ditarik customer itu sekitar 30% dari uang yang ada di bank.
Analisis mendalam tentang Bank-Bank Mulai Ngerem Penyaluran Kredit, Fokus Cari Dana Murah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
