Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Mayoritas Menguat, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dow Jones Industrial Average juga naik 275,88 poin atau 0,58% ke 48.185,80, sekaligus kembali mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun ini.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260309103611-19-717208/video-rupiah-memerah-hingga-harga-minyak-dekati-usd-120-per-barel”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/717208?comscore=off”,”time”:446,”title”:”Video: Rupiah Memerah Hingga Harga Minyak Dekati USD 120 per Barel”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/09/rupiah-anjlok-lawan-dolar-as-harga-minyak-dekati-usd-120-per-barel-1773027539318_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Dibuka Beragam, Investor Pantau Ketat Kondisi Geopolitik
Jepang diketahui memiliki cadangan minyak yang cukup untuk 230 hari per 6 April.
Berbeda arah, indeks S&P/ASX 200 Australia justru melemah 0,51%.
Faktor penyebabnya adalah penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital energi global.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Rebound IHSG Berlanjut, Intip 5 Saham Rekomendasi Hari Ini
Meski gencatan senjata telah diumumkan, lalu lintas di Selat Hormuz masih sangat terbatas. yang mengakibatkan Bursa Asia Mayoritas Menguat, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 725560, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260410084259-17-725560/bursa-asia-mayoritas-menguat-investor-pantau-ketat-gencatan-senjata’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 10 April 2026 08:55 Foto: REUTERS/Androniki Christodoulou
Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham Asia-Pasifik dibuka mayoritas menguat pada perdagangan Jumat (11/4/2026), di tengah gencatan senjata rapuh selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran yang membuat pelaku pasar tetap waspada.
Melansir CNBC, Konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung lebih dari satu bulan masih membayangi sentimen, terutama
Iran menyatakan akan membuka kembali jalur tersebut jika seluruh serangan terhadap negaranya dihentikan, sementara Israel juga dilaporkan menyetujui kesepakatan tersebut.
Presiden Donald Trump sebelumnya menghentikan serangan terhadap Iran pada Selasa lalu sebagai bagian dari upaya meredakan konflik.
Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25.900, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.752,40.
Harga minyak dunia masih bergerak naik, melalui West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,69% ke US$98,55 per barel.
Kenaikan ini mencerminkan optimisme investor terhadap meredanya konflik geopolitik.
Indeks S&P 500 naik 0,62% ke 6.824,66, sementara Nasdaq Composite menguat 0,83% ke 22.822,42.
Sementara itu, Brent crude naik 0,91% ke US$95,92 per barel, setelah sempat menembus level US$100 per barel di sesi sebelumnya.
Pada perdagangan semalam di Wall Street, indeks saham AS ditutup menguat meskipun harga minyak sempat turun dari level tertingginya.
Di Jepang, Nikkei 225 melonjak 1,65%, sementara Topix bergerak relatif datar.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan negaranya berencana melepas cadangan minyak selama 20 hari mulai Mei mendatang.
Tuduhan ini semakin menambah ketidakpastian di pasar global.
Dari pasar saham, indeks Kospi Korea Selatan menguat 1,68% dan Kosdaq naik 1,14%.
Namun, ia memperingatkan Iran untuk tidak mengenakan biaya terhadap kapal tanker minyak yang melintas di selat tersebut.
Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh Amerika Serikat telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Analisis mendalam tentang Bursa Asia Mayoritas Menguat, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
