Bursa Asia Dibuka di Zona Hijau, Investor Cerna Ancaman Trump ke Iran

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Dibuka di Zona Hijau, Investor Cerna Ancaman Trump ke Iran yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Investor juga mencermati pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait potensi eskalasi konflik.

Melansir CNBC.com, Trump mengancam akan menargetkan infrastruktur sipil Iran jika kesepakatan damai tidak tercapai dalam waktu kurang dari 24 jam.

Meski demikian, ia juga memberi sinyal bahwa kepemimpinan Iran tengah melakukan negosiasi secara serius.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Tinggalkan Level 7.000

Trump kembali menegaskan tuntutannya agar Iran membuka Selat Hormuz sebelum pukul 20.00 waktu setempat pada Selasa.

Bursa Asia Dibuka di Zona Hijau, Investor Cerna Ancaman Trump ke Iran Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 724397, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260407083128-17-724397/bursa-asia-dibuka-di-zona-hijau-investor-cerna-ancaman-trump-ke-iran’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 07 April 2026 08:33 Foto: AP/Shuji Kajiyama

Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Selasa, (7/4/2026) mengikuti kenaikan di Wall Street di tengah perhatian pelaku pasar terhadap perkembangan konflik Iran.

Faktor penyebabnya adalah libur Paskah. yang mengakibatkan Indeks Jepang Nikkei 225 naik 0,26% dan Topix bertambah 0,23%, sementara Korea Selatan Kospi menguat 1,5% dan Kosdaq naik 0,85%.

Adapun pasar Hong Kong masih tutup pada Selasa

Sedangkan Dow Jones Industrial Average futures naik 48 poin atau 0,1%, setelah pada perdagangan reguler sebelumnya S&P 500 naik 0,44%, Nasdaq Composite menguat 0,54%, dan Dow Jones bertambah 165,21 poin atau 0,36%.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260325131232-19-721248/the-fed-kembali-tahan-suku-bunga-diprediksi-1-kali-pangkas-di-2026″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/721248?comscore=off”,”time”:79,”title”:”The Fed Kembali Tahan Suku Bunga, Diprediksi 1 Kali Pangkas di 2026″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/25/the-fed-kembali-tahan-suku-bunga-diprediksi-1-kali-pangkas-di-2026-1774423674529_169.png”}]’); Next Article Trump Kasih Sinyal Akhir Perang Iran, Bursa Asia Menghijau

Kontrak berjangka West Texas Intermediate naik 0,7% ke US$113,25 per barel, sementara Brent menguat 0,68% ke US$109,77 per barel.

Dari pasar saham, indeks Australia S&P/ASX 200 melonjak 2,3% memimpin penguatan di kawasan.

Ia memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan menghancurkan jembatan dan pembangkit listrik Iran dalam waktu empat jam jika tenggat tersebut tidak dipenuhi.

Di sisi lain, Amerika Serikat dan Iran sedang mempertimbangkan kerangka kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima minggu.

Di sisi lain, belum cukup untuk mencapai kesepakatan.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah menguat seiring ketegangan geopolitik yang masih tinggi. sedangkan Menanggapi hal tersebut, Trump menyebut proposal Iran sebagai langkah signifikan,

Sementara itu, pergerakan kontrak berjangka di Wall Street cenderung bervariasi menjelang pembukaan perdagangan.

Futures S&P 500 relatif tidak berubah dan Nasdaq 100 turun sekitar 0,2%.

Namun, Teheran menolak tekanan Washington untuk segera membuka Selat Hormuz dalam skema gencatan senjata sementara dan tetap menuntut penghentian perang secara permanen.

Iran juga menolak proposal gencatan senjata dari AS dan mengajukan 10 poin usulan tandingan, termasuk penghentian permusuhan di kawasan, jaminan jalur aman di Selat Hormuz, pencabutan sanksi, serta rekonstruksi.

Analisis mendalam tentang Bursa Asia Dibuka di Zona Hijau, Investor Cerna Ancaman Trump ke Iran akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *