Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Investor Cemas, Bursa Asia Lemas yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah kenaikan harga minyak.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Indeks S&P/ASX 200 Australia anjlok 0,12% pada awal perdagangan Asia.
Sedangkan Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,84%,Β sedangkan indeks Topix yang lebih luas turun 0,57%.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Indeks Kospi saham unggulan Korea Selatan turun 2,4% dan indeks Kosdaq saham kecil turun 0,77%.
Sementara kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 24.683, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks tersebut di 24.750,8.
Mengutip CNBC Internasional. yang mengakibatkan Para investor mengkhawatirkan efek perang yang berimbas pada perekonomian
Kontrak berjangka Mei untuk minyak mentah Brent, acuan internasional, naik 0,19% atau 21 sen, ditutup pada $112,78 per barel.
Faktor penyebabnya adalah masih dibayangi oleh ketegangan geopolitik global di Timur Tengah, Selasa (31/3/2026). yang mengakibatkan Investor Cemas, Bursa Asia Lemas Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 722644, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260331080133-17-722644/investor-cemas-bursa-asia-lemas’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 31 March 2026 08:15 Foto: Bursa Tokyo (REUTERS/Issei Kato)
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Bursa Asia-Pasifik melemah
WTI terakhir naik 2,8% menjadi 105,8.
Semalam di AS, indeks S&P 500 turun 0,39% dan ditutup di level 6.343,72, menandai sesi penurunan ketiga berturut-turut, sementara indeks Nasdaq Composite turun 0,73% dan ditutup di level 20.794,64.
Indeks Dow Jones Industrial Average justru berlawanan arah melalui tren tersebut dan naik 0,11% menjadi 45.216.
Saham berjangka AS tidak banyak berubah, dengan saham berjangka yang terkait dengan S&P 500 turun kurang dari 0,1%, sementara saham berjangka Nasdaq 100 turun 0,1% dan saham berjangka Dow Jones Industrial Average naik 23 poin, atau kurang dari 0,1%.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260325131232-19-721248/the-fed-kembali-tahan-suku-bunga-diprediksi-1-kali-pangkas-di-2026″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/721248?comscore=off”,”time”:79,”title”:”The Fed Kembali Tahan Suku Bunga, Diprediksi 1 Kali Pangkas di 2026″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/25/the-fed-kembali-tahan-suku-bunga-diprediksi-1-kali-pangkas-di-2026-1774423674529_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Ramai-Ramai Koreksi, Ada Apa?
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meningkatkan ancamannya melalui menyatakan bahwa negara yang dipimpinnya akan menghancurkan pembangkit listrik, sumur minyak, dan Pulau Kharg milik Iran, jika Selat Hormuz yang sangat strategis tetap ditutup dan tidak ada kesepakatan damai yang tercapai untuk mengakhiri perang.
Pernyataan tersebut muncul saat perang di Iran memasuki pekan kelima dan saat pemerintahan Trump mempertimbangkan untuk mengirim pasukan darat guna merebut Pulau Kharg, sebuah pusat bahan bakar utama yang memfasilitasi 90% ekspor minyak mentah Iran.
Lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, yang dulunya dilalui oleh seperlima dari total minyak yang diangkut melalui laut di seluruh dunia sebelum konflik ini, nyaris terhenti total sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Baca: Saham BBCA Terjun Bebas, dari 10.000an Dibanting Jadi 6.450
Sebagai informasi, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik lebih dari 3% dan ditutup di bawah US$103 per barel pada Senin, menembus level US$100 untuk pertama kalinya sejak 2022.
Analisis mendalam tentang Investor Cemas, Bursa Asia Lemas akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
