Bursa Asia Kompak Hijau Setelah Ketegangan Timur Tengah Mereda

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Kompak Hijau Setelah Ketegangan Timur Tengah Mereda yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah Bursa Efek Indonesia (BEI) masih libur. yang mengakibatkan Menurutnya, pemerintah AS juga tidak menginginkan harga minyak melonjak hingga US$150 per barel, apalagi jika lonjakan tersebut dipicu oleh kebijakan mereka sendiri.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum diperdagangkan hari ini

Harga minyak dunia melanjutkan pelemahan, sementara pasar saham justru menguat.

Bursa Asia Kompak Hijau Setelah Ketegangan Timur Tengah Mereda Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 720970, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260324083341-17-720970/bursa-asia-kompak-hijau-setelah-ketegangan-timur-tengah-mereda’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 24 March 2026 08:59 Foto: Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia mayoritas bergerak menguat pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (24/3/2026), di tengah meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi guncangan energi global.

Melansir data TradingView per pukul 08.25 WIB, lima indeks utama Asia yang terpantau seluruhnya berada di zona hijau.

Dampak dari hal tersebut adalah meredakan ketakutan akan terjadinya eskalasi perang yang lebih besar sehingga dapat meningkatkan pasokan energi dari Timur Tengah.

Sebelumnya, pasar global sempat bergerak sangat fluktuatif di awal pekan. akibat Adapun FBM KLCI Malaysia menguat lebih terbatas, yakni 0,38% ke level 1.727,32.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

//

Sentimen positif di pasar Asia pagi ini datang setelah kekhawatiran investor terhadap gangguan pasokan energi global mulai mereda.

Pasar merespon kabar bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda rencana pengeboman terhadap jaringan listrik milik Iran,

Di belakangnya ada Hang Seng Index (HSI) yang menguat 1,55% ke 24.759,82, lalu TSEC milik Taiwan yang naik 1,53% ke 33.184,56.

Sementara itu, Nikkei Jepang juga bergerak positif melalui kenaikan 1,17% ke posisi 52.116,73.

Penguatan terbesar dicatat oleh indeks Kospi Korea Selatan yang naik 1,83% ke level 5.504,46.

Iran kini disebut mendapat tambahan waktu lima hari untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam 48 jam, melalui alasan adanya pembicaraan yang diklaim produktif dengan pihak Iran, meski Teheran membantah klaim tersebut.

Baca: Harga Minyak Anjlok 10%, Investor Mulai Lelah dengan Manuver Trump

Perubahan arah kebijakan itu langsung direspons cepat oleh pelaku pasar.

Perdagangan saham domestik baru akan kembali dibuka pada Rabu (25/3/2026).

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260309144953-19-717365/video-sektor-pilihan-mi-saat-fitch-rating-pangkas-prospek-utang-ri”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/717365?comscore=off”,”time”:474,”title”:”Video: Sektor Pilihan MI Saat Fitch Rating Pangkas Prospek Utang RI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/09/sektor-pilihan-mi-saat-fitch-rating-pangkas-prospek-utang-ri-1773043513841_169.png”}]’); Next Article Investor Wait and See Data Inflasi China, Bursa Asia Galau

Pada saat yang sama, dolar AS bergerak goyah dan imbal hasil obligasi pemerintah turun.

Chief Investment Officer GAMA Asset Management, Rajeev De Mello yang dikutip dari Reuters menilai langkah tersebut merupakan bagian dari taktik negosiasi.

Trump memperpanjang tenggat ultimatum yang sebelumnya diberikan pada Sabtu lalu.

Analisis mendalam tentang Bursa Asia Kompak Hijau Setelah Ketegangan Timur Tengah Mereda akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *