Harga Minyak Bergerak Liar Bak Roller Coaster

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Bergerak Liar Bak Roller Coaster yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Meski melemah, harga masih jauh lebih tinggi dibandingkan awal Maret.

//

Sebagai gambaran, pada 4 Maret 2026 harga Brent masih berada di kisaran US$81,40 per barel dan WTI US$74,66 per barel.

Faktor penyebabnya adalah kesulitan mendapatkan pasokan dari Timur Tengah. yang mengakibatkan Data dari perusahaan analitik Kpler menunjukkan ekspor minyak Timur Tengah ke Asia pada Maret turun drastis menjadi sekitar 11,665 juta barel per hari, jauh lebih rendah dibandingkan hampir 19 juta barel per hari pada Februari.

Penurunan ini berarti pasokan ke Asia menyusut sekitar 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika jalur perdagangan energi masih berjalan normal.

Kondisi tersebut membuat sejumlah kilang minyak di Asia mulai menurunkan tingkat operasional

Harga Minyak Bergerak Liar Bak Roller Coaster Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 719706, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260317105456-17-719706/harga-minyak-bergerak-liar-bak-roller-coaster’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 17 March 2026 11:11 Foto: minyak dunia

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak liar pada perdagangan Selasa (17/3/2026).

Setelah sempat melonjak tinggi pada pagi hari, harga kini terkoreksi tipis meski masih bertahan di level yang relatif mahal.

Angka ini bahkan melampaui rekor harga Brent sepanjang sejarah yang pernah menyentuh US$147,50 per barel pada 2008.

Lonjakan harga tersebut berkaitan erat melalui terganggunya arus ekspor minyak dari kawasan Teluk.

Konflik tersebut telah mengganggu jalur distribusi energi di kawasan Teluk, khususnya di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur perdagangan minyak paling vital di dunia.

Melansir dari Reuters, dampak konflik tersebut bahkan membuat minyak Timur Tengah menjadi yang termahal di dunia saat ini.

Dalam waktu kurang dari dua pekan, harga minyak melonjak tajam sebelum kemudian bergerak naik turun seperti roller coaster dalam beberapa hari terakhir.

Baca: Selat Hormuz Terganggu, Harga Minyak Tembus US$103,05

Volatilitas ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap pasokan minyak global di tengah konflik Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Harga bisa melonjak sewaktu-waktu ketika risiko pasokan meningkat, tetapi juga dapat terkoreksi cepat ketika muncul harapan stabilitas pasokan global.

CNBCΒ Indonesia

(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260309124522-19-717279/video-produksi-minyak-teluk-turun-qatar-ramal-harga-capai-usd-150″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/717279?comscore=off”,”time”:71,”title”:”Video: Produksi Minyak Teluk Turun, Qatar Ramal Harga Capai USD 150″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/09/produksi-minyak-teluk-turun-qatar-ramal-harga-capai-usd-150-1773036987050_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Dunia Menguat, Pasokan dan Optimisme Dagang Dorong Brent

Benchmark minyak regional melonjak tajam akibat gangguan pasokan yang semakin serius.

Harga Dubai crude, salah satu acuan utama minyak Timur Tengah untuk pasar Asia, tercatat mencapai US$153,25 per barel.

Pergerakan ini menunjukkan pasar energi global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi.

Berdasarkan data Refinitiv, pada pukul 09.10 WIB harga minyak Brent sempat berada di US$103,05 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) mencapai US$95,96 per barel.

Namun pada pukul 10.50 WIB, harga mulai terkoreksi tipis.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Tercatat harga Brent turun menjadi US$102,75 per barel, sedangkan WTI berada di US$95,83 per barel.

Di saat yang sama, para pembeli mulai mencari alternatif pasokan dari wilayah lain seperti Afrika dan Amerika.

Dengan situasi geopolitik yang masih memanas dan jalur distribusi energi yang belum pulih sepenuhnya, pasar minyak diperkirakan akan tetap bergerak volatil dalam waktu dekat.

Analisis mendalam tentang Harga Minyak Bergerak Liar Bak Roller Coaster akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *