Kesulitan Bayar Utang, Emiten Afiliasi Kaesang Jual Aset Rp135 Miliar

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kesulitan Bayar Utang, Emiten Afiliasi Kaesang Jual Aset Rp135 Miliar yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten pengolahan udang beku PT Panca Mitra Multiperdana Tbk.

Kebijakan ini diambil untuk mengurangi biaya operasional seperti listrik, pemeliharaan, serta biaya operasional lainnya.

“Dalam proses pengajuan restrukturisasi, salah satu debitur bank dari Perusahaan anak meminta untuk penjualan sebagian asset yang menjadi jaminan.

(PMMP) menjelaskan terkait laporan auditor independen atas laporan keuangan yang menyatakan ‘tidak menyatakan pendapat’ atau Disclaimer of Opinion.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen PMMP menghormati independensi auditor.

Dari tujuh fasilitas di Situbondo tersebut, empat di antaranya dimiliki oleh perusahaan anak.

Baca: Divestasi & Akuisisi Batal, Hotel Fitra Susun Ulang Rencana Bisnis

Pada awal 2025, perseroan mulai menonaktifkan beberapa fasilitas produksi yang tidak terpakai.

(PMMP) mengumumkan penjualan aset milik anak usahanya sebesar Rp135 miliar atau setara US$7,94 juta.

Adapun nilai aset tersebut setara melalui 15,42% dari ekuitas negatif perseroan yang tercatat sebesar negatif US$51,5 juta.

“Aset yang terdiri dari TMM 1, TMM2, dan TMM4 merupakan jaminan atas hutang bank di BCA,” sebagaimana dijelaskan pada keterbukaan informasi BEI, dikutip Senin, (16/3/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Emiten terafiliasi Kaesang Pangarep ini menyatakan langkah ini merupakan bagian dari strategi efisiensi operasional perseroan.

Sebelumnya, perseroan telah melaksanakan rasionalisasi karyawan, penonaktifan beberapa fasilitas pabrik yang tidak terpakai, hingga restrukturisasi utang untuk menurunkan beban bunga serta memperoleh kelonggaran waktu pembayaran.

Perseroan menjelaskan penurunan permintaan dari pasar Amerika Serikat sejak awal 2024 memaksa perusahaan menyesuaikan kapasitas produksi.

Kesulitan Bayar Utang, Emiten Afiliasi Kaesang Jual Aset Rp135 Miliar Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 719386, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260316124047-17-719386/kesulitan-bayar-utang-emiten-afiliasi-kaesang-jual-aset-rp135-miliar’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 16 March 2026 15:10 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia.

Faktor penyebabnya adalah auditor tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk mendasari opini atas laporan keuangan

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260227131020-19-714543/video-arus-modal-keluar-ri-tembus-us-138-miliar-pasca-msci-moodys”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/714543?comscore=off”,”time”:157,”title”:”Video: Arus Modal Keluar RI Tembus US$1,38 Miliar Pasca MSCI & Moody's”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/25/waspada-penipuan-jelang-lebaran-kata-bpjph-soal-label-halal-produk-as-1772004059241_169.png”}]’); Next Article Ini Kata Bos Danantara Soal Pengalihan Aset Pesawat Garuda yang mengakibatkan Opini disclaimer diberikan

Setelah beberapa kali diskusi melalui pihak perbankan dan akhirnya dengan pertimbangan untuk menurunkan biaya bunga dan pelunasan sebagian pokok, maka Perseroan memutuskan untuk melakukan penjualan asset tanah, bangunan, mesin dan sarana produksi yang ada di TMM 1, TMM 2, dan TMM 4,” terangnya.

Sebelumnya, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk.

Hal ini terjadi di tengah upaya restrukturisasi utang anak usaha tersebut.

Aset yang dilepas berupa tanah seluas 66.835 meter persegi berikut bangunan, mesin, dan sarana produksi yang berlokasi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Faktor penyebabnya adalah itu, perusahaan melakukan efisiensi dengan memusatkan produksi pada fasilitas yang memiliki kapasitas terbesar dan mampu memproduksi seluruh jenis produk.

Secara keseluruhan, perseroan memiliki dua fasilitas produksi di Tarakan, Kalimantan Utara dan tujuh fasilitas di Situbondo, Jawa Timur. yang mengakibatkan Oleh

Analisis mendalam tentang Kesulitan Bayar Utang, Emiten Afiliasi Kaesang Jual Aset Rp135 Miliar akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *