Geger! Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Geger! Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Di hadapan para pejabat desa, dia melanjutkan penggalian dan ditemukan harta karun fantastis: 16 Kg emas.

“Jika dirinci, barang temuan tadi terdiri dari bokor gembung, 6 tutup bokor, 3 gayung, 1 baki, 97 gelang, 22 mangkuk, pipa rokok, guci besar, 2 guci kecil, 11 cincin, 7 piring, 8 subang, tas tangan, keris, manik-manik, dan uang logam,” tulis Tempo (3 November 1990).

Baca: Investigasi Bocor, Serangan AS Salah Sasaran-Bunuh 168 Anak SD Iran

Penemuan Suwarno kemudian dicatat sejarah sebagai Harta Karun Wonoboyo yang kelak dianggap sebagai temuan arkeologi berupa emas terbesar sepanjang sejarah.

Para arkeolog menyimpulkan seluruh harta karun tersebut berasal dari akhir abad ke-9 hingga pertengahan abad ke-10.

Berbagai benda dilapisi oleh emas, mulai dari kereta hingga kipas.

Baca: Pertanda Buruk Muncul di Dekat RI, Lebih Banyak dari Seabad Lalu

Selain itu, sebagaimana dipaparkan Stuart Robson dalam Desawarna by Mpu Prapanca (1995), kerajaan Daha yang sezaman melalui Majapahit juga punya kebiasaan serupa.

Alhasil, benda berharga itu melekat dalam kehidupan masyarakat Jawa kuno.

Berbagai catatan menunjukkan di era Majapahit (1293-1527 M), misalnya, para bangsawan kerap memiliki emas dalam jumlah besar.

Saat berkunjung ke Jawa, penjelajah China takjub melihat para raja hidup mewah.

Atau mereka bisa mendapatnya dari India.

Seiring waktu, kebiasaan menggunakan emas terus berlanjut.

Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 719037, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260314153931-17-719037/geger-petani-temukan-emas-16-kg-saat-kerja-di-sawah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia 14 March 2026 18:20 Foto: Ilustrasi petani (Dok.

Maklum, proyek di sekitar sawah telah mengacak-acak kontur lahan.

Saat tengah menggarap sawahnya, Cipto Suwarno menemukan sejumlah benda berbahan emas yang terkubur di dalam tanah.

Tanah yang tergali sudah tak terhitung luasnya selama ia bekerja tanpa mengetahui bahwa harta karun tersembunyi menanti di bawahnya.

Baca: Ngeri!

Faktor penyebabnya adalah bentuk temuan emas yang sesuai dengan zamannya. yang mengakibatkan Kesimpulan ini diperoleh

Lalu, di koin emas terdapat tulisan “Saragi Diah Bunga.”

Terlepas dari kapan dan dari mana harta itu berasal, Harta karun Wonoboyo dapat mengindikasikan bagaimana orang-orang Jawa pada masa kerajaan kuno abad ke-9 dan 10, baik elit atau rakyat biasa, menggunakan emas dalam kehidupan sehari-hari.

Selama lebih dari sepekan, ia menggali lahan pertaniannya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Ia mencangkul dari pagi hingga matahari terbenam, menggunakan cangkul berukuran sedang.

Seperti diceritakan Nusantara dalam Catatan Tionghoa (2009), penjelajah China tersebut melihat emas bertaburan di sekitar raja.

Hanya saja, transaksi melalui emas digunakan dalam skala besar, seperti jual-beli tanah, bukan transaksi di pasar.

Kaitan antara masyarakat Jawa dan emas juga kerap menjadi sorotan penjelajah asing.

Maka, untuk memperolehnya para penduduk biasa mengimpor emas dari Sumatera, pulau yang memang disebut sebagai ‘Surga Emas’.

Dia menyoroti kebiasaan putri dari Raja Daha yang kerap menggunakan kereta berlapis emas.

Lalu, arkeolog Slamet Mulyana dalam Menuju Puncak Kemegahan (2012), menceritakan bagaimana emas menjadi barang idaman di era Majapahit seperti yang ditulis oleh Empu Prapanca dalam Nagarakertagama.

Bahkan, jauh sebelum masa itu.

Masyarakat Jawa Hobi Pakai Emas

Dahulu emas memang bisa diperoleh melalui mudah dan murah.

Akan tetapi, saat benda keras itu diangkat dia langsung terperanjat.

“Emas, emas, emass!!!,” teriak Suwarno.

Betapa kagetnya dia melihat benda keras bukanlah batu, melainkan guci keramik dibalut emas.

Namun, pada Rabu 17 Oktober 1990 saat menggali di kedalaman 2,5 meter, tangan Suwarno mendadak berhenti.

Mata cangkulnya tiba-tiba menyentuh benda keras.

Erwin Kusuma dalam Uang Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya (2021) mencatat, masyarakat Jawa kuno lazim menggunakan emas dalam transaksi perdagangan di pasar.

Bahkan, para pengawal dan anjing peliharaan juga memakai kalung dan gelang emas.

Meski hobi memakai emas, mereka tak bisa mendapatnya di Pulau Jawa.

Saat mengunjungi Jawa tahun 1513 dia melihat raja Jawa yang sangat kaya.

Harta karun Wonoboyo kemudian disimpan di Museum Nasional, Jakarta.

(mfa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260303145029-19-715587/video-jurus-multifinance-selesaikan-masalah-kredit-macet–penagihan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715587?comscore=off”,”time”:527,”title”:”Video: Jurus Multifinance Selesaikan Masalah Kredit Macet – Penagihan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/03/jurus-multifinance-selesaikan-masalah-kredit-macet-kasus-penagihan-1772525497716_169.png”}]’); Next Article Petani Miskin Mendadak Kaya, Temukan Emas 16 Kg Saat Gali Tanah

Saat makan saja mereka menggunakan peralatan berbahan emas.

Sementara penjelajah Eropa Tome Pires dalam Suma Oriental (1944) juga berkata demikian.

Penampilannya dari atas ke bawah full menggunakan emas.

Barang itu tertimbun di bawah tanah antah berantah yang terus menjadi objek pemburu harta karun.

Sampai akhirnya, emas kerajaan ditemukan dalam skala besar di Wonoboyo.

Namun, saat runtuhnya kerajaan kuno dan kemunculan kolonialisme, terjadi perubahan pola hidup.

Ini Krisis Minyak Dunia Paling Mengguncang Sepanjang Sejarah

Pokoknya, dia ingin air irigasi bisa masuk ke lahan sawahnya seperti sedia kala.

“Ia ingin sama melalui empu Winada yang bercita-cita mengumpulkan banyak uang dan emas,” tulis Prapanca, ditulis ulang oleh Slamet Mulyana.

Kegemaran mengoleksi emas juga tak hanya buat estetika, tapi juga transaksi perdagangan.

Mulanya dia berpikir hanya batu dan lantas menyingkirkannya.

Kementan)

Jakarta, CNBC Indonesia – Warga Desa Wonoboyo, Klaten, Jawa Tengah sempat digegerkan melalui kisah penemuan emas seberat 16 kilogram oleh seorang petani bernama Cipto Suwarno.

Kejadian tersebut berlangsung pada 1990.

Di titik perhiasan emas kemudian menjadi harta karun terpendam.

Analisis mendalam tentang Geger! Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *