Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Bahkan, kala itu sudah populer lagu mengenai ibunya berjudul “Ibu Kita Kartini” buatan W.R Soepratman yang terus dinyanyikan banyak orang.

Atasan Soesalit, Jenderal Nasution, menjadi saksi bagaimana dia memang tak mengumbar nama orang tua.

Faktor penyebabnya adalah punya pemikiran visioner melampaui zaman.

Meski begitu, Soesalit tak mau mengandalkan nama besar kedua orang tua untuk meniti kehidupan. yang mengakibatkan Kelak, sejarah juga mencatat sang ibu, Kartini, menjadi orang besar

Ketika Indonesia merdeka, Soesalit praktis menjadi bagian Tentara Keamanan Rakyat Republik Indonesia.

Dampak dari hal tersebut adalah bisa mengubah hidup jenderal bintang dua tersebut.

Namun, Soesalit tetap memegang prinsip yang dia tanamkan dari awal: tidak mau mengutarakan bahwa dirinya keturunan Kartini. akibat Dengan begitu, banyak orang akan menaruh simpati

Dengan “menjual” nama besar orang tua, orang lain diharap makin mengenal si anak hingga tumbuh simpati dan hormat kepadanya.

Meski begitu, para anak pejabat, atau mungkin sebagian dari kita yang bertindak sama, harus belajar dari tokoh satu ini, yakni Soesalit.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

Namanya memang tidak begitu dikenal dibanding ibu kandungnya, yaitu R.A Kartini.

Nasution melihat ketika tak lagi bertugas, Soesalit lebih memilih hidup melarat sebagai veteran.

Namun, keredupan nama Soesalit disebabkan oleh keputusannya sendiri yang tidak ingin menaiki tangga kesuksesan bermodalkan nama besar ibunya Kartini.

Bagaimana Ceritanya?
Pada masanya, Soesalit jadi anak cukup beruntung.

Akibat prinsip ini, pria kelahiran Rembang ini tetap melarat sampai tutup usia pada 17 Maret 1962.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260225162816-19-713887/video-dapat-6-smelter-sitaan-dari-prabowo-ini-rencana-pt-timah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/713887?comscore=off”,”time”:414,”title”:”Video: Dapat 6 Smelter Sitaan Dari Prabowo, Ini Rencana PT Timah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/25/dapat-6-smelter-sitaan-dari-prabowo-ini-rencana-pt-timah-1772013145528_169.png”}]’); Next Article Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

Dia memang sengaja tak menjual nama besar ibunya.

Padahal, sepanjang dia hidup, kisah-kisah Kartini berulangkali menjadi inspirasi dan terus diceritakan banyak generasi terkait perempuan penuntut kesetaraan lewat surat-suratnya.

Dari sini, kariernya perlahan moncer.

Menurut Sitisoemandari Soeroto dalam Kartini: Sebuah Biografi (1979), Soesalit selalu terlibat dalam beberapa pertempuran melawan Belanda yang lantas membuatnya cepat naik pangkat.

Salah satunya sebagai penasehat Menteri Pertahanan di Kabinet Ali Sastro pada 1953.

Saat ini terjadi, jarang orang mengetahui kalau Soesalit adalah anak dari tokoh besar RI bernama R.A Kartini.

Dia dilatih oleh tentara Jepang dan kemudian tergabung sebagai tentara Pembela Tanah Air (PETA).

Faktor penyebabnya adalah bertugas menjaga ibukota negara di Yogyakarta.

Bahkan, dia juga pernah beberapa kali memegang jabatan sipil. yang mengakibatkan Dirinya diangkat menjadi Panglima Divisi II Diponegoro yang memimpin pasukan terpenting

Begitu juga namanya yang makin terkenal.

Puncak kesuksesan sebagai tentara terjadi pada 1946.

Dia tak meminta hak-haknya sebagai veteran.

Kata Nasution, dikutip dari Kartini: Sebuah Biografi (1979), dia bisa-bisa saja hidup tak melarat melalui berkata bahwa dia adalah satu-satunya putra Kartini.

(Getty Images/Ulet Ifansasti)

Jakarta, CNBC Indonesia – Belakangan kita dipertontonkan oleh anak pejabat tinggi negara yang meraih kesuksesan, seperti mencari kerja atau kekuasaan, bermodalkan nama besar orang tua.

Banyak saudara yang berulangkali meminta Soesalit menjadi, tapi jawabannya berujung penolakan.

Sebagai gantinya, dia memilih masuk tentara pada 1943.

Dia lahir dari keluarga pejabat sebab ayahnya Raden Mas Adipati Ario Djojadiningrat bertugas sebagai Bupati Rembang.

Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 716894, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260307104206-17-716894/anak-orang-penting-hidup-melarat-ogah-jual-nama-ortu-untuk-sukses’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 07 March 2026 13:45 Foto: Relawan Keraton Kraton atau yang dikenal melalui sebutan ‘Abdi Dalem’ menyiapkan ‘Gunungan’ berupa gunungan, saat upacara Grebeg Syawalan sebagai bagian dari perayaan Idul Fitri di Masjid Agung Kauman pada 22 April 2023.

Wardiman Djojonegoro dalam Kartini (2024) menceritakan, Soesalit sebenarnya berhak menggantikan ayahnya sebagai bupati.

Analisis mendalam tentang Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *