Jasa Marga (JSMR) Cetak Core Profit Rp3,7 Triliun di 2025

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Jasa Marga (JSMR) Cetak Core Profit Rp3,7 Triliun di 2025 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Pada saat yang sama, Jasa Marga juga berhasil menjaga kestabilan kinerja melalui capaian EBITDA Margin pada level yang tangguh, yakni 67,0%.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A.

Jumlah ini merepresentasikan 42% dari total jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia.

Dari sisi operasional, Jasa Marga mencatatkan pertumbuhan total volume transaksi di jalan tol sebesar 0,35% yoy atau mencapai 1,3 miliar kendaraan pada 2025, melalui lalu lintas harian rata-rata (LHR) mencapai 3,58 juta kendaraan.

Sepanjang tahun 2025, Jasa Marga melanjutkan pembangunan sejumlah ruas jalan tol dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan antara lain Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, dan Jalan Tol Akses Patimban.

Menjelang periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 mendatang, sebanyak empat dari lima ruas jalan tol dimaksud tengah dipersiapkan oleh Jasa Marga untuk mendukung kelancaran distribusi lalu lintas dengan beroperasi secara fungsional tanpa tarif.

Baca: RI Mau Bangun Pembangkit Nuklir Mini dengan AS-Jepang, Ini Tujuannya

Tidak hanya itu, Jasa Marga juga terus memastikan kesiapan operasional lainnya melalui peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas pada periode libur panjang Lebaran 2026.

Sejumlah upaya yang dilakukan Jasa Marga, antara lain menjaga perkerasan jalan dalam kondisi baik, penambahan petugas & kendaraan operasional, peningkatan layanan teknologi melalui Jasa Marga Tollroad Command Center & Mobile Apps Travoy hingga penambahan layanan & fasilitas di Travoy Rest dan rest area jalan tol Jasa Marga Group.

Jasa Marga optimistis kinerja Perseroan pada tahun 2026 akan lebih baik dengan melakukan sejumlah inisiatif strategis, baik dalam menjaga pertumbuhan kinerja maupun dalam mengelola kesehatan finansial.

Komitmen Perseroan dalam meningkatkan pendapatan dan EBITDA terus dilakukan.

Stabilitas core profit ini tidak terlepas dari pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta keberhasilan Perseroan dalam menurunkan beban keuangan secara konsolidasi sebesar 10,5% yoy.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Core profit dan kinerja Perseroan sepanjang 2025 terjaga stabil, didukung oleh pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta penurunan beban keuangan secara konsolidasi sebagai dampak positif dari aksi korporasi equity financing di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) yang dilakukan pada Kuartal IV Tahun 2024,” ujar Rivan dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2026).

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2024 lalu, Perseroan menggandeng mitra strategis melalui aksi korporasi equity financing PT JTT, di mana Jasa Marga tetap menjadi pengendali utama melalui kepemilikan saham sebesar 65%.

Jasa Marga (JSMR) Cetak Core Profit Rp3,7 Triliun di 2025 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 715603, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260303151439-17-715603/jasa-marga–jsmr–cetak-core-profit-rp37-triliun-di-2025’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elga Nurmutia,  CNBC Indonesia 03 March 2026 15:19 Foto: dok Jasa Marga

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten BUMN di bidang infrastruktur jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mampu membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 19,8 triliun atau tumbuh 5,8% year on year (yoy) pada akhir 2025.

Hal ini mengukuhkan kemampuan Perseroan dalam menjaga rasio covenant di tengah kebutuhan ekspansi bisnis dan pengoperasian ruas tol baru.

Jasa Marga sendiri masih memegang posisi pemimpin pasar di industri jalan tol melalui total panjang jalan tol yang telah beroperasi sepanjang 1.294 kilometer (km) dari total konsesi sepanjang 1.736 km yang dikelola oleh Perseroan.

Di sisi lain, rasio Interest Bearing Debt to Total Equity (DER) Jasa Marga terjaga pada level yang sangat sehat, yakni 1,2x.

Capaian ini ditopang oleh kontribusi utama dari pendapatan tol sebesar Rp 18,2 triliun dan pendapatan usaha lain sebesar Rp 1,6 triliun.

EBITDA Jasa Marga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya menjadi sebesar Rp 13,3 triliun pada 2025.

Di antaranya melalui optimalisasi alokasi anggaran, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta penyesuaian tarif tol sesuai rencana.

Dengan struktur keuangan yang semakin sehat, beban keuangan yang menurun, serta kinerja operasional yang solid, Jasa Marga optimistis terus mempertahankan posisi pemimpin pasar di industri jalan tol nasional yang mampu menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260219152600-19-712185/video-jurus-kelola-aset-properti-bumn-biar-makin-cuan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/712185?comscore=off”,”time”:304,”title”:”Video: Jurus Kelola Aset Properti BUMN Biar Makin Cuan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/19/kelola-aset-bumn-pos-properti-punya-jurus-ini-1771493945723_169.png”}]’); Next Article Potret Detik-Detik Perpisahan Tiko, Wamen BUMN 2019-2025

Purwanton menjelaskan, core profit Perseroan tercatat stabil sebesar Rp 3,7 triliun.

Strategi ini terbukti mampu memperkuat kapasitas keuangan dan meningkatkan fleksibilitas pendanaan Perseroan.

“Yang bertumbuh secara konsisten adalah pendapatan tol, pendapatan usaha lain, serta EBITDA.

Hal ini menunjukkan fundamental bisnis Perseroan tetap stabil dan resilien,” jelas Rivan.

Baca: Kredit Bank Januari 2026 Naik 9,96%, Ditopang Segmen Investasi

Dampak positif dari langkah tersebut tercermin pada perbaikan rasio solvabilitas di tahun 2025, yang ditunjukkan melalui peningkatan Interest Coverage Ratio (ICR) menjadi 3,7x.

Analisis mendalam tentang Jasa Marga (JSMR) Cetak Core Profit Rp3,7 Triliun di 2025 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *