Kredit Bank Januari 2026 Naik 9,96%, Ditopang Segmen Investasi

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kredit Bank Januari 2026 Naik 9,96%, Ditopang Segmen Investasi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Rasio simpanan terhadap kredit atau loan to deposit ratio (LDR) mencapai 84,93%, turun dari Januari 2025 yang sebesar 87,64%.

Sementara itu, profil risiko bank per Januari 2026 membaik. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) turun 4 basis poin secara tahunan menjadi 2,14% dan kredit dalam risiko (LAR) turun 71 bps menjadi 9,01%. 

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260303101344-19-715428/video-8-aksi-ojk-percepat-reformasi-perkuat-integritas-pasar-modal”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715428?comscore=off”,”time”:917,”title”:”Video: 8 Aksi OJK Percepat Reformasi & Perkuat Integritas Pasar Modal”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/03/8-aksi-ojk-percepat-reformasi-perkuat-integritas-pasar-modal-ri-1772508334631_169.png”}]’); Next Article Kredit Tumbuh 7,56% per Agustus 2025, Segmen Konsumer Melambat

OJK melaporkan DPK perbankan per Januari 2026 sebesar Rp 10.076 triliun, naik 13,48% yoy. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: OJK Ungkap Jurus Ampuh Cegah Manipulasi Harga Saham

Dengan demikian ruang likuiditas perbankan melebar.

(Tangkapan Layar Youtube/Otoritas Jasa Keuangan)

Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pertumbuhan kredit Januari 2026 mencapai 9,96% secara tahunan.

Hal ini seiring melalui laju kencang kredit investasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan bahwa kredit bank mencapai Rp 8.557 triliun pada bulan pertama tahun ini.

Kredit Bank Januari 2026 Naik 9,96%, Ditopang Segmen Investasi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 715596, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260303145010-17-715596/kredit-bank-januari-2026-naik-996-ditopang-segmen-investasi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 03 March 2026 15:08 Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae saat menyampaikan pemaparan dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan untuk menyampaikan kebijakan strategis OJK serta perkembangan terkini di sektor jasa keuangan.

“Kredit investasi naik 22,38% yoy, diikuti kredit konsumsi 6,58% yoy, sedangkan kredit modal kerja 4,13% yoy,” katanya dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Februari 2026, Selasa (3/3/2026).

Berbeda melalui capaian kredit, laju pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bertahan di level dua digit.

Analisis mendalam tentang Kredit Bank Januari 2026 Naik 9,96%, Ditopang Segmen Investasi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *