Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Praktik Nominee Dibidik! OJK Bongkar Struktur Kepemilikan Saham yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Klasifikasi investor yang sebelumnya hanya sembilan kategori akan diperluas menjadi 25 kategori.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Langkah ini juga dibarengi melalui penguatan pengawasan terhadap hubungan afiliasi dan pihak pengendali untuk mencegah praktik nominee yang tersembunyi.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Penguatan transparansi UBO ini untuk mendorong keterbukaan struktur kepemilikan hingga pengendali sebenarnya, disertai pengawasan terkait afiliasi atau hubungan pengendali untuk cegah praktik nominee yang tersembunyi,” ujar Friderica dalam acara Market Outlook 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Selain itu, OJK juga akan meningkatkan granularitas data investor.
Untuk emiten eksisting, kebijakan ini akan dilakukan secara transisi terukur.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempercepat reformasi integritas pasar modal melalui membidik praktik nominee yang dinilai dapat mengaburkan struktur kepemilikan saham di Bursa.
Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan penguatan transparansi hingga ke tingkat Ultimate Beneficial Owner (UBO) menjadi salah satu dari delapan rencana aksi reformasi pasar modal.
Menurutnya, struktur kepemilikan saham akan didorong lebih terbuka sampai kepada pengendali akhir.
Meski demikian, regulator menekankan pemulihan kepercayaan hanya dapat terjaga apabila implementasi tata kelola dilakukan secara konsisten oleh seluruh pelaku pasar.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260303101344-19-715428/video-8-aksi-ojk-percepat-reformasi-perkuat-integritas-pasar-modal”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715428?comscore=off”,”time”:917,”title”:”Video: 8 Aksi OJK Percepat Reformasi & Perkuat Integritas Pasar Modal”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/03/8-aksi-ojk-percepat-reformasi-perkuat-integritas-pasar-modal-ri-1772508334631_169.png”}]’); Next Article RI Bakal Buka Data Pemilik Sebenarnya 100 Emiten ke MSCI
Kebijakan tersebut diharapkan memperkuat likuiditas sekaligus mengurangi konsentrasi kepemilikan yang terlalu sempit.
Friderica atau akrab disapa Kiki menegaskan OJK bersama pemerintah akan membentuk satuan tugas percepatan reformasi integritas pasar modal guna memastikan implementasi rencana aksi berjalan konsisten.
Bahkan, investor melalui kepemilikan di atas 1% akan dipublikasikan melalui KSEI.
Langkah ini diyakini dapat memperjelas komposisi kepemilikan saham di pasar sekaligus meningkatkan transparansi bagi investor publik.
Baca: Bos OJK Ungkap Respons Cepat Regulator Penuhi Tuntutan MSCI
Tak hanya soal struktur kepemilikan, regulator juga menaikkan batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15%.
OJK Bongkar Struktur Kepemilikan Saham Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 715434, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260303102135-17-715434/praktik-nominee-dibidik-ojk-bongkar-struktur-kepemilikan-saham’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 03 March 2026 10:45 Foto: Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan sambutan dalam acara Market Outlook 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Reformasi ini juga disebut sebagai bagian dari upaya menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia di tengah persaingan likuiditas kawasan.
“Kita ingin pasar modal kita semakin kredibel, berintegritas, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
OJK mencatat pasar mulai merespons positif langkah reformasi tersebut melalui kembalinya aliran dana asing dalam beberapa waktu terakhir.
Analisis mendalam tentang Praktik Nominee Dibidik! OJK Bongkar Struktur Kepemilikan Saham akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
