Bisnis Batu Bara dan Mobil Lesu, Laba Astra (ASII) Turun 2% Tahun 2025

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bisnis Batu Bara dan Mobil Lesu, Laba Astra (ASII) Turun 2% Tahun 2025 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(ASII) mencatatkan laba bersih sebesar Rp32,77 triliun sepanjang tahun 2025.

Perolehan itu turun 2% secara tahunan atau year on year (yoy) dari periode yang sama setahun sebelumnya sebesar Rp33,90 triliun.

Tercatat, pendapatan bersih konsolidasian Grup pada tahun 2025 adalah sebesar Rp323,4 triliun, 2% lebih rendah dibandingkan melalui tahun 2024.

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro mengatakan hal ini terutama disebabkan oleh penurunan kontribusi dari bisnis jasa penambangan dan pertambangan batu bara serta bisnis mobil baru, yang diimbangi oleh kinerja yang lebih baik dari bisnis pertambangan emas, jasa keuangan dan bisnis sepeda motor.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Tiba-Tiba Anjlok 1% Lebih di Awal Perdagangan, Ini Penyebabnya

“Pada tahun 2025, laba Grup mengalami penurunan terutama disebabkan harga batu bara yang lebih rendah dan lemahnya pasar mobil baru.

Kas bersih, tidak termasuk anak perusahaan Jasa Keuangan Grup, mencapai Rp7,2 triliun pada 31 Desember 2025, menurun dibandingkan Rp8,0 triliun pada 31 Desember 2024.

Kenaikan itu disebabkan oleh pendapatan yang lebih tinggi dari bisnis solusi teknologi informasi serta peningkatan marjin usaha.

Lebih lanjut, nilai aset bersih per saham ASII pada 31 Desember 2025 naik sebesar 8% menjadi Rp5.692.

Bisnis Batu Bara & Mobil Lesu, Laba Astra (ASII) Turun 2% Tahun 2025 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 714477, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260227101448-17-714477/bisnis-batu-bara-mobil-lesu-laba-astra–asii–turun-2-tahun-2025’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 27 February 2026 11:50 Foto: Astra

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Astra International Tbk.

Djony menjelaskan itu terutama berasal dari aset-aset gudang industri yang baru diakuisisi serta pengakuan goodwill negatif dari akuisisi PT Mega Manunggal Property Tbk.

Namun, kinerja bisnis Grup tetap resilien didukung oleh kontribusi yang baik dari bisnis-bisnis lainnya,” ujar Djony dalam keterangan resminya, Jumat (27/2/2026).

Menilik laporan keuangannya, laba bersih berdasarkan divisi masih paling banyak ditopang oleh otomotif dan mobilitas sebesar Rp11,36 triliun.

Penurunan kinerja bisnis jasa penambangan dan pertambangan batu bara diimbangi sebagian oleh kinerja yang lebih tinggi dari bisnis pertambangan emas.

Selanjutnya, laba bersih divisi jasa keuangan Grup Astra meningkat 9% menjadi Rp8,95 triliun, disebabkan oleh peningkatan kontribusi dari bisnis pembiayaan konsumen melalui nilai portofolio pembiayaan yang meningkat.

Divisi infrastruktur Grup mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 24% menjadi Rp1,3 triliun, disebabkan oleh tarif jalan tol yang lebih tinggi dan peningkatan volume lalu lintas.

Astra akan tetap berfokus pada keunggulan operasional dan alokasi modal yang disiplin, melalui memanfaatkan posisi neraca Astra yang kuat untuk mendukung penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” tutur Djony.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260107140332-19-700341/video-alat-berat-listrik-incar-bisnis-tambang-tawarkan-hemat-bbm-85″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/700341?comscore=off”,”time”:477,”title”:”Video: Alat Berat Listrik Incar Bisnis Tambang, Tawarkan Hemat BBM 85%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/07/bikin-hemat-biaya-bbm-85-alat-berat-listrik-incar-perusahaan-tambang-konstruksi-1767774670792_169.png”}]’); Next Article Tiga Petinggi Astra (ASII) Kompak Mundur

Konsesi jalan tol Grup mencatatkan peningkatan pendapatan harian sebesar 8%.

Berikutnya, divisi agribisnis Grup Astra mencatatkan kenaikan laba 28% yoy menjadi Rp1,2 triliun.

Utang bersih anak perusahaan Jasa Keuangan Grup mencapai Rp64,9 triliun pada 31 Desember 2025, meningkat dibandingkan Rp60,2 triliun pada 31 Desember 2024.

“Ke depan, meskipun kondisi operasional pada beberapa bisnis kami masih tetap menantang, kami memperkirakan sentimen konsumen secara keseluruhan akan membaik.

Itu tidak terlepas dari meningkatnya harga minyak kelapa sawit (CPO) sebesar 11% dan volume penjualan CPO dan produk turunannya sebanyak 13% menjadi 1,8 juta ton.

Pertumbuhan laba tertinggi dialami oleh divisi properti Grup melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 224% yoy menjadi Rp719 miliar.

Namun begitu, torehan itu menurun tipis dari laba setahun sebelumnya sebesar Rp11,40 triliun.

Laba bersih divisi alat berat, pertambangan, konstruksi & energi menurun 24% menjadi Rp9,1 triliun.

(MMLP).

Terakhir, divisi teknologi informasi Grup mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 33% menjadi Rp208 miliar.

Analisis mendalam tentang Bisnis Batu Bara dan Mobil Lesu, Laba Astra (ASII) Turun 2% Tahun 2025 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *