Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Duit Warga RI Rp 9,1 Triliun Dimaling, Modusnya Makin Canggih yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dari jumlah tersebut, IASC berhasil memblokir atau menyelamatkan sekitar Rp432 miliar,” ujar Friderica dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, dikutipΒ Selasa (24/2/2026).
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Lonjakan laporan terjadi sangat cepat.
Kasus terbanyak berasal dari penipuan transaksi belanja (sekitar 73.000 laporan), disusul panggilan palsu, penipuan investasi, penipuan kerja, hingga iming-iming hadiah.
Namun tantangan terbesar bukan hanya pada jumlah kasus, melainkan pada kecepatan pergerakan dana.
Angka fantastis ini terungkap dari laporan yang masuk ke Indonesia Anti Scam Center (IASC) di bawah koordinasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan hingga 14 Januari 2026 terdapat 432.637 pengaduan masyarakat yang diterima.
Sekitar 80% korban baru melapor lebih dari 12 jam setelah kejadian.
Padahal dalam praktiknya, dana hasil kejahatan bisa berpindah tangan dan keluar dari rekening korban dalam waktu kurang dari satu jam.
“Kesenjangan waktu ini sangat krusial dalam menentukan apakah dana masih bisa diselamatkan atau tidak,” jelasnya.
Baca: Eks Dirut Bank di Depok Diduga Curi Deposito Rp14 M, Ini Modusnya
Lebih jauh, pola pelarian dana kini semakin canggih.
Dari laporan tersebut, OJK telah memblokir lebih dari 397.000 rekening yang terindikasi terkait tindak kejahatan.
“Total dana masyarakat yang dilaporkan hilang mencapai Rp9,1 triliun.
Jika sebelumnya dana hanya berputar di rekening perbankan, kini alirannya cepat menyebar ke berbagai instrumen digital-mulai dari rekening bank lain, dompet elektronik, aset kripto, emas digital, hingga platform e-commerce.
Kondisi ini memaksa otoritas dan pelaku industri keuangan meningkatkan koordinasi lintas sistem dan lintas sektor guna mempercepat pemblokiran dan pelacakan dana.
OJK menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi melalui aparat penegak hukum dan berbagai pemangku kepentingan untuk menekan eskalasi kejahatan penipuan yang kian masif di Indonesia.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260212092735-19-710472/video-hashim-pemerintah-pantau-ojk-bei-dalam-reformasi-pasar-modal”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/710472?comscore=off”,”time”:81,”title”:”Video: Hashim: Pemerintah Pantau OJK & BEI dalam Reformasi Pasar Modal”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/12/hashim-pemerintah-pantau-ojk-bei-dalam-reformasi-pasar-modal-1770863352567_169.png”}]’); Next Article Warga RI Jadi Korban Scam Makin Banyak, OJK Gandeng Bareskrim Polri
OJK mencatat rata-rata sekitar 1.000 pengaduan masuk setiap hari, angka yang disebut 3-4 kali lebih tinggi dibandingkan negara lain.
Pulau Jawa menjadi wilayah melalui laporan tertinggi, mencapai lebih dari 303.000 kasus, disusul Sumatra dan wilayah lainnya.
Modus Beragam dan Semakin Kompleks
Modus penipuan yang dilaporkan pun tidak lagi sederhana.
Duit Warga RI Rp 9,1 Triliun Dimaling, Modusnya Makin Canggih Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 713288, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260224084205-17-713288/duit-warga-ri-rp-91-triliun-dimaling-modusnya-makin-canggih’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 24 February 2026 09:55 Foto: Ilustrasi /Ilham Restu
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Dana masyarakat Indonesia senilai Rp9,1 triliun dilaporkan hilang akibat berbagai modus penipuan (scam) hingga pertengahan Januari 2026.
Analisis mendalam tentang Duit Warga RI Rp 9,1 Triliun Dimaling, Modusnya Makin Canggih akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
