Breaking: Rupiah Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp16.805

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking: Rupiah Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp16.805 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Breaking: Rupiah Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp16.805 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 713286, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260224083413-17-713286/breaking-rupiah-melemah-dolar-as-naik-jadi-rp16805’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 24 February 2026 09:06 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (24/2/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan di zona merah melalui depresiasi 0,12% ke posisi Rp16.805/US$.

Di sisi lain, di saat bersamaan muncul ancaman kebijakan tarif lanjutan yang membuat pelaku pasar kembali berhati-hati.

Ketidakpastian ini menjaga permintaan terhadap dolar AS, meski pergerakannya cenderung fluktuatif.

Baca: Breaking: IHSG Dibuka Naik 0,38%, Uji Level 8.400

Selain faktor tarif, pelaku pasar juga menimbang arah kebijakan moneter bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). sedangkan Sebelumnya, DXY menutup perdagangan Senin kemarin dengan koreksi 0,09% di posisi 97,706.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

//

Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih dipengaruhi sentimen eksternal, terutama perkembangan kebijakan tarif Amerika Serikat yang kembali memicu ketidakpastian perdagangan global.

Pasar mencermati dinamika terbaru setelah putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan sebagian besar tarif darurat,

Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Senin (23/2/2026), rupiah menguat tajam 0,44% dan ditutup di level Rp16.785/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,09% ke level 97,796.

Dampak dari hal tersebut adalah pasar menilai suku bunga The Fed berpeluang bertahan setidaknya hingga pertengahan tahun, sambil menunggu sinyal dari rilis data tenaga kerja dan inflasi berikutnya.

Ditengah ketidakpastian kebijakan perdagangan dan prospek suku bunga yang masih ketat itulah yang membuat pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, cenderung lebih sensitif pada perubahan sentimen global hari ini.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260119093250-19-703253/video-rupiah-masih-lanjut-melemah-bi-rate-ditahan-lagi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/703253?comscore=off”,”time”:476,”title”:”Video: Rupiah Masih Lanjut Melemah, BI Rate Ditahan Lagi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/19/dolar-as-perkasa-bikin-rupiah-sentuh-level-terlemah-bi-rate-ditahan-lagi-1768790813722_169.png”}]’); Next Article Rupiah Loyo Awal Tahun, Dolar AS Tembus Rp16.715/US$ akibat Sejumlah pejabat bank sentral AS masih menekankan kewaspadaan terhadap inflasi,

Analisis mendalam tentang Breaking: Rupiah Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp16.805 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *