📉 Emas “Rem Mendadak” Akibat Isu Damai, Perak Justru Menggila ke Arah $70!
[16 Desember 2025] | Sumber: News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
Halo Smart Trader! Aksi pasar logam mulia awal pekan ini benar-benar penuh drama. Emas yang sempat tancap gas di awal sesi, tiba-tiba kehilangan tenaganya menjelang penutupan. Sementara itu, “adiknya” yaitu Perak, justru tampil beringas!
🟡 Emas: Terjegal Kabar Perdamaian
Harga emas spot pada Senin (15/12) sempat melesat naik lebih dari 1%. Namun, kenaikan itu terpangkas habis-habisan hingga penutupan hanya mencatat kenaikan tipis 0,2% di level $4.309,82 per ons. Emas berjangka AS juga setali tiga uang, ditutup naik tipis di $4.335,2 per ons.
Apa penyebab emas “gembos”?
Menurut Jim Wyckoff, analis senior Kitco Metals, penyebab utamanya adalah meredanya ketegangan geopolitik.
Kemajuan penting dalam pembicaraan perdamaian antara pejabat AS dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, mulai mengurangi ketakutan pasar. Akibatnya, kebutuhan investor terhadap emas sebagai aset pelindung nilai (safe haven) pun berkurang.
Selain itu, aksi profit taking (ambil untung) dan likuidasi posisi oleh para trader futures sepanjang pekan turut menekan harga emas kembali ke bumi.
📅 Fokus Hari Ini: Data Tenaga Kerja AS
Pasar kini mengalihkan pandangan ke hari Selasa (waktu setempat). Rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) dan Penjualan Ritel AS yang sempat tertunda akan menjadi penentu nasib selanjutnya.
Data ini bisa mengubah peta ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Januari 2026, yang saat ini probabilitasnya berada di angka 78%.
🚀 Perak & Logam Industri: Pesta Pora!
Jika emas sedang lesu, perak justru sedang dalam performa terbaiknya!
-
Perak ($XAG): Naik tajam 2,6% ke $63,61 per ons. Harga ini sudah sangat dekat dengan rekor tertingginya di $64,65 dan kini dalam jarak tembak menuju level psikologis $65.
Bob Haberkorn, analis dari RJO Futures, memberikan prediksi bullish yang ngeri:
“Harga perak bisa menembus di atas $65 pada akhir tahun ini dan berpotensi menyentuh $70 di awal kuartal I tahun depan.”
Tidak hanya perak, logam lain juga ikut terbang:
-
Platinum: Naik 2,5% ke $1.788,55, level tertinggi sejak 2011!
-
Palladium: Melesat hampir 5% ke $1.560,25.
Kenaikan Palladium didukung oleh prediksi dari produsen terbesar dunia, Nornickel Rusia, yang memperkirakan pasar akan mengalami defisit pasokan sekitar 0,2 juta ons tahun ini akibat tingginya permintaan investasi.
Kesimpulan: Emas sedang wait and see menunggu data AS dan kepastian geopolitik, sementara Perak, Platinum, dan Palladium sedang menikmati momentum bullish yang kuat akibat spekulasi pasokan dan teknikal.
Apakah menurut Anda Perak akan tembus $70 awal tahun depan? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar!
No Comments